FSPKEP KSPI Menyayangkan Tindakan Represif Oknum Kepolisian Tuban Terhadap Relawan Jamkeswatch

Longmarch-JAMKESWATCH-Surabya-Jakarta-Perbaiki-BPJS

Surabaya,KSPI – Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) meyangkankan tindakan Represif yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terhadap Ade Lukman yang kerap dipanggil Ade Kenzo, yang sedang melakukan kegiatan jalan kaki atau Nazar Longmarch Surabaya Jakarta.

“Kami sangat menyayangkan tindakan oknum aparat kepolisian Tuban yang melakukan Rersesif kepada Ade Lukman di perperbatasan Jawa Timur Jawa Tengah dengan dalih, belum memiliki ijin dan adanya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi ini” terang Ketua Umum FSPKEP Sunandar, Selasa (26/09)

Tindakan tersebut juga mendapat sorotan dari Nyumarno Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, menurutnya kegiatan jalan kaki atau Longmarch yang dilakukan Ade kenzo adalah karena Nazar pribadi, bukan karena instruksi dari Organisasi.

“Nazar itu tidak perlu surat pemberitahuan ataupun izin ke Polisi. Tidak ada satu regulasi UU di republik ini yang melarangnya, atau yang mewajibkan orang yang akan menjalankan Nazar untuk pemberitahuan atau izin ke Polisi.” Ujar Nyumarno Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDIP

Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari DPW FSPKEP Jawa Timur, Ketika Ade Kenzo memasuki wilayah Jawa Tengah dari perbatasan terlihat ada Pengendalian Masa (Dalmas) dengan mobil kijang posisi menghadang, kisaran jarak 100 meter dari garis perbatasan. Sebelumnya mereka sempat ber foto di tugu perbatasan, setelah berfoto mereka melangsungkan perjalanannya namun begitu sampai didepan Dalmas mereka langsung dihadang.

Pada waktu penghadangan pertama sebelum masuk perbatasan hadir juga utusan dari Mabes yang sempat mencoba ikut merayu Ade Kenzo untuk stop Aksi tersebut.

Sutrisno yang merupakan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya yang menjadi orang nomor satu di Polres Tuban menginginkan tidak ada aksi Longmarch memakai masa atau pengawalan, “Cukup Kenzo. Saya hanya menginginkan pernyatan dari kenzo, karena ketika ada pengawalan, ambulan, banyak orang di anggap penyampaian pendapat dimuka umum sedangkan pemberitahuan aksi Longmarch tidak ada. Kalo Kenzo sendiri tidak masalah tenang saja pasti dilepas ko,” pungkas dia

Sumber : https://suarapergerakan.org/fspkep-menyayangkan-tindakan-oknum-kepolisian-tuban-yang-menahan-ade-kenzo/#.WcpubhkxXqA


Comments

comments