Demo Tolak Kenaikan TDL, Perwakilan Buruh KSPI Diterima Wakil Ketua DPR

SIARAN PERS KSPI, 10 MEI 2017

PERWAKILAN AKSI KSPI TOLAK KENAIKAN TDL DITERIMA WAKIL KETUA DPR RI FAHRI HAMZAH

Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan DPR RI untuk menolak tarif dasar listrik 900 VA, Rabu (10/5/2017).

Dalam aksi ini, perwakilan KSPI ditemui oleh Wakil Ketua DPR RI , Fahri Hamzah.

Di hadapan Fahri Hamzah, perwakilan KSPI menyampaikan kehidupan masyarakat yang makin berat seiring dengan kenaikan harga tarif dasar listrik. Apalagi listrik kategori 900 VA menjadi dasar KHL (salah satu acuan untuk menetapkan upah minimum). Sementara bagi buruh, upah minimum yang merupakan standard hidup lajang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup satu keluarga.

Dalam kesempatan ini, Fahri Hamzah memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada buruh. “Kalau tidak karena buruh begerak mengkritisi pemerintah, kita bisa susah semua,” kata Fahri.
PP

Selain itu, Fahri mengatakan, kenaikan tarif dasar listrik dari yang sebelumnya Rp 585/kwh yang saat ini menjadi Rp 1.352/kwh sungguh memberatkan masyarakat. Masyarakat yang biasanya membayar 200 ribu saat ini harus merogoh kantong lebih dalam. Hampir 500 ribu. Kenaikannya mencapai hampir 130 persen yang secara bertahap, Januari, Maret, dan Mei.

Oleh karena itu, Wakil Ketua DPR RI ini berjanji akan membawa aspirasi buruh ke Siang Paripurna dan mendorong Komisi terkait untuk menindaklanjutinya.

“Ini bukan aksi yang mengada-ada. Buruh yang berpenapatan kecil menderita. Apalagi masyarakat yang tidak memiliki pendapatan,” pungkas Fahri.

Aksi menolak kenaikan tarif dasar listrik dilakukan KSPI serentak di beberapa kota seperti Aceh, Batam, Medan, Bandung, Serang, Semarang dan Surabaya.


Comments

comments